TERNATE – Penurunan angka Transfer ke Daerah (TKD) berdampak langsung pada mekanisme perencanaan pembangunan di Kota Ternate. Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Ternate memutuskan untuk merombak total pola Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 demi menekan biaya.
Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Thamrin Marsaoly, menegaskan bahwa era pelaksanaan Musrenbang yang seremonial dan boros biaya telah berakhir. "Tidak ada lagi kegiatan yang sifatnya mubazir. Tahun ini, karena TKD berkurang, efisiensi adalah prioritas," tegas Thamrin, Senin (12/1/2026).
Perubahan signifikan terlihat pada sentralisasi pelaksanaan di tingkat kecamatan dan penghapusan acara-acara yang tidak esensial di tingkat kelurahan, tanpa mengurangi substansi perencanaan. Bappelitbangda menargetkan seluruh rangkaian musyawarah—mulai dari kelurahan hingga tingkat kota—harus rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri, atau selambat-lambatnya Maret 2026.