Bencana banjir yang melanda Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) menggugah empati berbagai pihak untuk membantu warga terdampak.
Pemerintah Kota Ternate melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menunjukkan kepedulian nyata dengan menggalang bantuan kemanusiaan bagi korban banjir di Halbar.
Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Thamrin Marsaoly, mengatakan pengumpulan pakaian layak pakai dilakukan dalam waktu singkat. Dalam hitungan jam, ratusan lembar pakaian untuk orang dewasa dan anak-anak berhasil dikumpulkan.
Seluruh bantuan tersebut diserahkan kepada warga Kecamatan Ibu yang saat ini berada di Kota Ternate, untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak banjir di Halmahera Barat.
Thamrin menuturkan, aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk empati nyata Pemkot Ternate, khususnya Bappelitbangda, terhadap warga Halbar. Ia menegaskan pihaknya tidak bisa tinggal diam melihat saudara-saudara mereka tertimpa musibah.
Penggalangan bantuan ini mendapat respons positif dari seluruh jajaran Bappelitbangda, mulai dari pejabat hingga staf. Mereka secara sukarela membawa pakaian layak pakai dari rumah masing-masing. Menurut Thamrin, bantuan tersebut diberikan dengan tulus sebagai panggilan kemanusiaan, bukan karena kewajiban.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bukti kuatnya hubungan emosional antara Pemerintah Kota Ternate dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat. Meski terpisah oleh pulau, kepedulian tetap terjalin erat.
Selain pakaian layak pakai, bantuan yang disalurkan juga meliputi popok dan kebutuhan mendesak lainnya. Bappelitbangda masih membuka penggalangan bantuan berupa selimut, pakaian anak, perlengkapan bayi, serta pembalut wanita yang sangat dibutuhkan di lokasi bencana.
Seluruh bantuan telah diserahkan untuk kemudian dibagikan kepada warga yang membutuhkan. Thamrin juga mengajak masyarakat serta instansi lainnya untuk turut berpartisipasi membantu korban banjir. Menurutnya, bencana merupakan tanggung jawab kemanusiaan bersama.